It is well with my soul

Horatio G. Spafford lahir pada 20 Oktober 1828 di Lansungburgh, New York. Dia adalah seorang pengacara sekaligus pengusaha sukses di Chicago. Horatio mempunyai seorang istri, Anna Spafford, dan 5 orang anak (1 orang laki-laki dan 4 orang perempuan). Pada tahun 1860-an keluarga Spafford merupakan salah satu keluarga yang terpandang di Chicago. Horatio mendapatkan keuntungan besar dari investasinya dalam reasl estate di sepanjangan tepi danau Michigan. Walaupun hidupnya serba serba berkelimpahan keluarga Spafford sangat aktif dalam kegiatan gereja sebagai seorang jemaat setia Presbysterian.

Namun, kehidupan tidak selamanya membahagiakan bagi keluarga Spafford. Tragedi pertama terjadi pada tahun 1870 ketika putra satu-satunya, yang waktu itu berusia 4 tahun, meninggal akibat demam berdarah. Ketika belum sepenuhny apulih dari kesedihan akibat kehilangan putra tunggalnya, tragedi kembali melanda keluarga Spafford. Tahun 1871 terjadi sebuah kebakaran besar di Chicago (Great Chicago Fire) yang menyapu habis semua aset-aset real estatenya sehingga perusahaannya pun akhirnya bangkrut. Tidak berdiam diri dan jatuh dalam depresi, Horatio kembali usahanya sambil membantu sesama warga Chicago lainnya yang kehilangan tempat tinggal.

Ketika keadaan agak mulai membaik, Horatio berencana membawa keluarganya berlibur ke Eropa untuk menenangkan diri. Pada tahun 1873, sahababatnya sekaligus seorang penginjil besar Amerika bernama D.L. Moddy berencana untuk mengadakan pertemuan penginjilan di Inggris sehingga Horatio membawa istri serta keempat anak perempuannya untuk mengikuti pertemuan tersebut. Keluarga Spafford bersiap untuk berlayar ke Inggris menaiki kapal uap Perancis bernama Vile du Havre dari pelabuhan New York dengan melintasi samudera Atlantik. Akan tetapi, sesaat sebelum kapal meninggalkan pelabuhan, Horatio terpaksa harus menunda keberangkatannya karena ada urusan bisnis yang sangat penting dan tidak bisa ditunda. Istri dan keempat anaknya tetap berangkat dan Horatio berjanji akan segera menyusul setelah urusan bisnisnya selesai.

Pada malam tanggal 22 November 1873, tragedio kembali menerpa keluarga Spafford, kapal Vile du Havre yang mereka tumpangi bertabrakan dengan kapal besi Inggris,The Loch Earn. Hanya dalam tempo 12 menit Vile du Havre tenggelam dan menewaskan 226 penumpang, termasuk keempat putri Horatio : Annie, Maggie, Bessie dan Taneta. Anna Spafford termasuk salah satu dari 47 orang yang selamat.

Anna yang selamat dari kecelakaan kapal tersebut mengisahkan saat-saat terakhir ketika tragedi itu merengut nyawa keempat putrinya : "Aku merasa seperti tersedot dengan keras ke bawah. Bayi taneta terlepas dari tanganku karena benturan dengan beberapa puing kapal. Benturan itu begitu keras sehingga lenganku memar parah. Aku mencoba menggapai untuk menangkap bayiku dan berhasil menangkap gaunnya, namun sesaat kemudian ombak menghantam dan merobek baju yang kugenggam dan menghempaskan bayiku dari tanganku selamanya." Kedua putrinya yang lain, Maggie dan Annie ditolong oleh seorang pemmuda, penumpang kapal yang berhasil mengapung dengan sepotong kayu. Ia berenang mendekati kedua gadis itu dan menyuruh mereka menggenggam kedua sisi bajunya sambil mencoba mencari papan yang cukup besar untuk mereka bertiga. Setelah berjuang sekitar 30-40 menit di laut, mereka berhasil mendapatkan papan yang cukup besar dan pemuda itu berusaha membantu kedua gadis Spafford untuk naik ke papan. Tetapi ia melihat tangan mereka yang menggenggam bajunya mulai melemah dan mata mereka tertutup. Tubuh kedua gadis yang sudah tidak bernyawa lagi itu perlahan mengambang menjauh dari tubuh si pemuda yang juga lumpuh akibat kecelakaan tersebut. Tidak ada yang tahu apa yang terjadi pada putri Stafford yang bernama Bessie.

Dengan tubuh penuh memar dan luka, Anna Spafford berhasil diselamatkan, namun semua rasa sakit yang dideritanya tidak sepanding dengan kepedihan hati akibat kehilangan keempat putrinya. Pastor Nathaniel Weiss, salah seorang penumpang yang juga selamat dari kecelakaan kapal tersebut mendengar Anna berkata, "Tuhan memberiku empat anak perempuan. Sekarang mereka diambil dariku. Suatu hari nanti aku akan mengerti mengapa ..." Anna benar-benar hancur, namun dalam kesedihan dan keputusasaannya, ia mendengar suara lembut berbicara kepadanya, "Engkau diselamatkan untuk suatu tujuan." Anna teringat seorang teman pernah berkata, "Sangat mudah untuk bersyukur ketika engkau memiliki segala sesuatu, tetapi melupakan Tuhan dan hanya mengingatNya saat berada dalam masalah."

Sembilan hari setelah diselamatkan dan tiba di Cardiff, Wales, Anna mengirimkan telegram kepada suaminya. Telegram itu berisi kalimat : "Saved alone. What shall I do?" (aku sendiri yang selamat, apa yang harus kulakukan?) Horatio bergegas menuju Inggris untuk menemani Anna dan berada di sisinya dalam masa-masa berat tersebut.

Dalam perjalanan menuju Inggris, kapten kapal menunjukkan lokasi dimana kapal Vile du Havre tenggelam yang menewaskan empat putri Horatio. Malam itu Horatio tidak dapat tidur. Berjam-jam lamanya ia merenungkan dan mengingat semua tragedi yang terjadi pada keluarganya dan keempat putrinya yang meninggal di tengah-tengah samudera Atlantik itu. Dalam keadaan hati yang hancur, Horatio menulis pada secarik kertas, "It is well, the will of God be done." (Hal ini baik, kehendak Tuhan, terjadilah). Dia atas kapal inilah Horatio kemudian menulis hymne "It is well with my soul" yang jika diterjemahkan : Jiwaku sanggup menerima (cobaan ini) atau dalam terjemahan bebas : Jiwaku baik-baik saja (walau didera penderitaan). Ketika bertemu kembali dengan istrinya, ia berkata, "Kita tidak kehilangan anak-anak kita. Kita hanya berpisah dengan mereka untuk sementara."

INTEGRITY

Amsal 2:7  Ia menyediakan pertolongan bagi orang yang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya,

 

Menjelang ajalnya Tom smith memanggil anak2nya & menasehatinya utk mengikuti jejaknya utk hidup dgn integritas.

“Semua ini agar kamu bisa punya kedamaian dlm setiap hal yg kamu kerjakan.”

 

Sara anak perempuannya memotong: “Daddy, betapa malangnya kamu, saat ini kamu sekarat & kamu tdk meninggalkan 1 sen pun tabungan di Bank. Ayah2 lain yg kamu bilang korup, pencuri dana masyarakat meninggalkan rumah & kekayaannya utk anak2 mereka saat meninggal. Sedangkan rumah ini saja hanya apartemen sewa. Maaf saya tdk akan mengikuti jejakmu. Pergilah, biarkan saya menentukan garis kehidupan saya sendiri…

 

Bbrp saat kmd, Tom menghebuskan nafasnya yg terakhir.

 

3 th berlalu, Sara mengikuti sebuah interview di sebuah perusahaan Int’l. Ia di interview oleh Pimpinan perusahaan disana.

Setelah meneliti berkasnya ia bertanya padanya ttg nama kerluarganya Smith, “Siapakah nama ayahmu?”

 

Sara: “Tom smith namun papa saya sudah tiada.”

 

Pimpinan: “Oh my God, kamu anaknya Tom Smith! Hmm!”

Ia menoleh kepada HR manager yg menyertai disampingnya. “Ayahnya smith adalah org yg memberikan rekomendasi utk saya shg saya bisa berada di posisi ini saat ini. Ia melakukannya semua tanpa imbalan apa pun. Saya bahkan tdk tau alamatnya. Ia tdk kenal saya, tapi ia melakukannya pada saya.”

 

Dia menoleh pada Sara. “Mulai besok kamu masuk kerja.”

 

Sara Smith diangkat menjadi Corporate Affairs Manager dgn fasilitas  mobil & supir, rumah dekat kantor dan gaji 100.000 Poundsterling per bln di luar tunjangan2 lainnya.

 

Setelah 2 thn bekerja di perusahaan, Managing Director sebuah perusahaan di Amerika mengumumkan keinginannya untuk mengundurkan diri & memerlukan seorg pengganti yg tinggi integritasnya. Yg mana perusahaan konsultan menominasikan Sara Smith.

 

Dlm interviewnya, apa rahasia dari kesuksesannya. Dgn tangis meleleh dipipinya, ia menjawab: “Ayah saya yg sudah membuat jalan bagi saya utk bisa sukses spt ini. Baru setelah ia meninggal saya mengetahui bhw secara finansial dia miskin tapi ia sangat kaya  di dlm integritas, disiplin & kejujuran.”

 

Wartawan pun bingung. “Lalu mengapa kamu menangis?”

 

Sara menjawab: “Pada saat menjelang kematiannya saya menghina & menyakiti hati ayah saya karena ia menjadi org yg jujur & penuh integritas. Saya harap ia memaafkan saya. Jujur saya tdk bekerja apa2 utk kesuksesan saya ini. Semua adalah hasil karyanya, saya cuma melangkah masuk saja.”

 

Wartawan: Apakah kamu akan mengikuti langkahnya spt permohonannya menjelang ajalnya?

 

Sara: Ya, Saya sekarang mengaguminya, saya punya foto dirinya yg sangat besar di ruang tamu saya serta di depan pintu masuk saya.

 

Apakah Anda spt Tom Smith? Yg kelihatannya hidup sulit dgn mempertahankan integritas, disiplin serta kejujuran. Jgn lelah! Walaupun mungkin banyak org yg membuat iri. Tetaplah pertahankan nilai2 tsb.

Reward itu pasti akan datang. Mungkin perlu waktu yg lebih lama? Mungkin pada anak cucu kita?

 

“The foundation stones for a balanced success are honesty, character, integrity, faith, love and loyalty.” Zig Ziglar

KUNCI UNTUK MEMBUAT HIDUP ANDA LEBIH BAIK

terdiri atas
*--Personality,*
*--Community* and
*--Life.*

```Berikut penjelasannya:

*A. PERSONALITY:*

*1*. Jangan membandingkan hidup Anda dengan orang lain karena Anda tidak pernah tahu apa yang telah mereka lalui.

*2.* Jangan berpikir negatif akan hal-hal yang berada diluar kendali Anda, melainkan salurkan energi Anda menuju kehidupan yang dijalani saat ini, secara positif

*3.* Jangan bekerja terlalu keras, jangan lewati batasan Anda.

*4*. Jangan memaksa diri Anda untuk selalu perfect, tidak ada satu orang pun yang sempurna.

*5.* Jangan membuang waktu Anda yang berharga untuk gosip.

*6*. Bermimpilah saat anda bangun (bukan saat tertidur).

*7*. Iri hati membuang-buang waktu, Anda sudah memiliki semua kebutuhan Anda.

*8*. Lupakan masa lalu. Jangan mengungkit kesalahan pasangan Anda di masa lalu. Hal itu akan merusak kebahagiaan Anda saat ini.

*9.* Hidup terlalu singkat untuk membenci siapapun itu. Jangan membenci.

*10*. Berdamailah dengan masa lalu Anda agar hal tersebut tidak menganggu masa ini.

*11*. Tidak ada seorang pun yang bertanggung jawab atas kebahagiaan Anda kecuali Anda.

*12*. Sadari bahwa hidup adalah sekolah, dan Anda berada di sini sebagai pelajar. Masalah adalah bagian daripada kurikulum yang datang dan pergi seperti kelas aljabar (matematika) tetapi, pelajaran yang Anda dapat bertahan seumur hidup.

*13*. Senyumlah dan tertawalah.

*14*. Anda tidak dapat selalu menang dalam perbedaan pendapat. Belajarlah menerima kekalahan.


*B. COMMUNITY:*

*15.* Hubungi keluarga Anda sesering mungkin

*16. Setiap hari berikan sesuatu yang baik kepada orang lain.

*17*. Ampuni setiap orang untuk segala hal

*18.* Habiskan waktu dengan orang-orang di atas umur 70 dan di bawah 6 tahun.

*19*. Coba untuk membuat paling sedikit 3 orang tersenyum setiap hari.

*20.* Apa yang orang lain pikirkan tentang Anda bukanlah urusan Anda.

*21*. Pekerjaan Anda tidak akan menjaga Anda di saat Anda sakit, tetapi keluarga dan teman Anda. Tetaplah berhubungan baik

*C. LIFE:*

*22*. Jadikan Tuhan sebagai yang pertama dalam setiap pikiran, perkataan, dan perbuatan Anda.

*23.* Tuhan menyembuhkan segala sesuatu.

*24.* Lakukan hal yang benar.

*25.* Sebaik/ seburuk apapun sebuah situasi, hal tersebut akan berubah.

*26*. Tidak peduli bagaimana perasaan Anda, bangun, berpakaian, dan keluarlah!.

*27.* Yang terbaik belumlah tiba.

*28*. Buang segala sesuatu yang tidak berguna, tidak indah, atau mendukakan.

*29.* Ketika Anda bangun di pagi hari, berterima kasihlah pada Tuhan untuk itu.

*30.* Jika Anda mengenal Tuhan, Anda akan selalu bersukacita. So, be happy.

Mati tdk menunnggu Tua....Mati tidak menunggu sakit...nikmati hidup....sebelum hidup tidak bisa di nikmati.


*Pengetahuan ini tidak hanya akan memperkaya kita, tetapi juga orang disekeliling kita..❤ selamat menikmati khidupan dgn org2 yg menyayangimu tmns ๐Ÿ–๐Ÿ˜˜```

Why Asians Are Less Creative Than Westerners?

Prof. Ng Aik Kwang dari University of Queensland, dalam bukunya "Why Asians Are Less Creative Than Westerners" (2001) yang dianggap kontroversial tapi ternyata menjadi "best seller". mengemukakan beberapa hal tentang bangsa-bangsa Asia yang telah membuka mata dan pikiran banyak orang :

1. Bagi kebanyakan orang Asia, dalam budaya mereka, ukuran sukses dalam hidup adalah banyaknya materi yang dimiliki (rumah, mobil, uang dan harta lain). Passion (rasa cinta terhadap sesuatu) kurang dihargai. Akibatnya, bidang kreativitas kalah populer oleh profesi dokter, lawyer, dan sejenisnya yang dianggap bisa lebih cepat menjadikan seorang untuk memiliki kekayaan banyak.

2. Bagi orang Asia, banyaknya kekayaan yang dimiliki lebih dihargai daripada CARA memperoleh kekayaan tersebut. Tidak heran bila lebih banyak orang menyukai cerita, novel, sinetron atau film yang bertema orang miskin jadi kaya mendadak karena beruntung menemukan harta karun, atau dijadikan istri oleh pangeran dan sejenis itu. Tidak heran pula bila perilaku koruptif pun ditolerir/diterima sebagai sesuatu yg wajar.

3. Bagi orang Asia, pendidikan identik dengan hafalan berbasis "kunci jawaban" bukan pada pengertian. Ujian Nasional, tes masuk PT dll semua berbasis hafalan. Sampai tingkat sarjana, mahasiswa diharuskan hafal rumus-rumus Imu pasti dan ilmu hitung lainnya bukan diarahkan untuk memahami kapan dan bagaimana menggunakan rumus-rumus tersebut.

4. Karena berbasis hafalan, murid-murid di sekolah di Asia dijejali sebanyak mungkin pelajaran. Mereka dididik menjadi "Jack of all trades, but master of none" (tahu sedikit sedikit tentang banyak hal tapi tidak menguasai apapun).

5. Karena berbasis hafalan, banyak pelajar Asia bisa jadi juara dalam Olimpiade Fisika, dan Matematika. Tapi hampir tidak pernah ada orang Asia yang menang Nobel atau hadiah internasional lainnya yang berbasis inovasi dan kreativitas.

6. Orang Asia takut salah (KIASI) dan takut kalah (KIASU). Akibatnya sifat eksploratif sebagai upaya memenuhi rasa penasaran dan keberanian untuk mengambil risiko kurang dihargai.

7. Bagi kebanyakan bangsa Asia, bertanya artinya bodoh, makanya rasa penasaran tidak mendapat tempat dalam proses pendidikan di sekolah.

8. Karena takut salah dan takut dianggap bodoh, di sekolah atau dalam seminar atau workshop, peserta jarang mau bertanya tetapi setelah sesi berakhir peserta mengerumuni guru/narasumber untuk minta penjelasan tambahan.

Dalam bukunya Profesor Ng Aik Kwang menawarkan beberapa solusi sebagai berikut:

1. Hargai proses. Hargailah orang karena pengabdiannya bukan karena kekayaannya.

2. Hentikan pendidikan berbasis kunci jawaban. Biarkan murid memahami bidang yang paling disukainya.

3. Jangan jejali murid dengan banyak hafalan, apalagi matematika. Untuk apa diciptakan kalkulator kalau jawaban utk X x Y harus dihafalkan? Biarkan murid memilih sedikit mata pelajaran tapi benar-benar dikuasainya.

4. Biarkan anak memilih profesi berdasarkan PASSION (rasa cinta) nya pada bidang itu, bukan memaksanya mengambil jurusan atau profesi tertentu yang lebih cepat menghasilkan uang.

5. Dasar kreativitas adalah rasa penasaran berani ambil resiko. AYO BERTANYA!

6. Guru adalah fasilitator, bukan dewa yang harus tahu segalanya. Mari akui dengan bangga kalau KITA TIDAK TAHU!

7. Passion manusia adalah anugerah Tuhan..sebagai orang tua kita bertanggung-jawab untuk mengarahkan anak kita untuk menemukan passionnya dan mensupportnya.

Mudah-mudahan dengan begitu, kita bisa memiliki anak-anak dan cucu yang kreatif, inovatif tapi juga memiliki integritas dan idealisme tinggi tanpa korupsi

MENCARI HARTA KARUN

Matius 13:45-46 Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah.
Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, ia pun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu."

Joseph Bates bertahun-tahun mencari harta karun yg hilang. Bukan harta karun seperti di film-film, atau harta karun bajak laut, harta yang dia cari adalah kebenaran. Joseph Bates adalah seorang Kapten Kapal, dan semua orang tahu bahwa Joseph Bates adalah Kapten yg jujur. Pernah dia kembali memutar kapalnya karena mengetahui sesorang telah kelebihan membayar ongkos kapalnya.

Joseph Bates bukanlah orang satu-satunya di kapal itu yang jujur. Josep meminta agar pelaut-pelaut dibawahnya menjadi jujur juga. Tidak ada yg boleh minum alkohol dan merokok dikapalnya, atau dimanapun juga selama mereka bekerja bersamanya. Josep adalah sangat peduli terhadap kesehatan bahkan dia menjadi salah satu pejuang reformasi kesehatan; berpantang dari semua alkohol, tembakau, dan kafein, bahkan menjadi seorang vegetarian. Jospeh mencari kejujuran dan kebenaran di seluruh hidupnya, termasuk dalam agamanya. Dia ingin bergereja di gereja yg mengajarkan kebenaran Alkitab. Dia mencari dan mencari gereja yg seperti itu, namun dia tak dapat menemukannya. Maka akhirnya Joseph bersama beberapa teman menjadi pendiri Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh.

Saat Joseph menyerahkan hatinya pada Kristus, Joseph berkata dia telah menemukan MUTIARA YG INDAH itu, yang bernilai lebih dari kapalnya dan segala isinya. Lalu Joseph menjual kapalnya berserta segala isinya serta menghabiskan seluruh hidupnya bekerja untuk Kristus dan membagikan kebenaran pada semua orang.

Bagaimana dgn kita? Apakah kita sudah dgn segenap hati mencari MUTIARA INDAH itu? Dan bila kita telah menemukan MUTIARA itu, apakah kita mau membeli MUTIARA itu sama sepeti yg dilakukan Joseph Bates?

Have a nice day GBU!!!

PEKERJAAN VS KATA HATI

Amsal 20:6-7 Banyak orang menyebut diri baik hati, tetapi orang yang setia, siapakah menemukannya?
Orang benar yang bersih kelakuannya — berbahagialah keturunannya.

William Jennings Bryan adalah orang yang teguh memegang apa yg ia percaya. Tak peduli apa yang orang lain katakan, atau apapun akibatnya, jika ia percaya sesuatu itu salah maka dia menolak utk melakukannya.

Ketegasannya ini suatu ketika menyebabkan dia kehilangan pekerjaannya. Dia pernah bekerja utk Presiden Woodrow Wilson (1913–1915), bertugas menjaga kedamaian antaranegara. Suatu hari Presiden Woodrow meminta Bryan menandatangani suatu surat yg dia tidak setujui. Bryan menolak menandatangani surat itu. Dia lebih memilih utk mengundurkan diri. Baginya berdiri utk kebenaran lebih penting dari pekerjaannya.

Lebih mudah bagi kita utk melakukan sesuatu yg kita rasa salah " hanya sekali ini saja". Namun seorang pahlawan Tuhan tahu mana yg benar, tahu keputusan apa yang paling benar. Berdirilah utk apa yg kamu percaya benar, dan lakukanlah itu selalu, dimasa-masal sulit sekalipun.Amin

PRINSIP 90/10

Oleh : STEPHEN J COVEY

Bagaimana prinsip 90/10 itu ?

- Sepuluh persen dari hidup kita terjadi karena apa yang langsung kita alami.

- Sembilan puluh persen dari hidup kita ditentukan dari cara kita bereaksi.

Apa maksudnya ?
Anda tidak dapat mengendalikan 10% dari kondisi yang terjadi pada diri anda.

Contohnya :
Anda tidak dapat menghindar dari kemacetan. Pesawat terlambat datang dan hal ini akan mengacaukan seluruh schedule yang telah disusun. Kemacetan telah menghambat seluruh rencana Anda.

Anda tidak dapat mengontrol kondisi 10% ini.

Tetapi beda dengan 90% lainnya. Anda dapat mengontrol yang 90% ini.

Bagaimana caranya? Dari cara reaksi Anda !!

Anda tidak dapat mengontrol lampu merah, tetapi Anda dapat mengontrol reaksi Anda.

Marilah kita lihat contoh dibawah ini :

Kondisi 1
Anda makan pagi dengan keluarga anda. Anak Anda secara tidak sengaja menyenggol cangkir susu minuman sehingga pakaian kerja Anda tersiram. Anda tidak dapat mengendalikan apa yang baru saja terjadi.

Reaksi Anda :
Anda bentak anak karena telah menumpahkan susu ke pakaian. Anak Anda akhirnya menangis. Setelah membentak, Anda menoleh ke istri dan mengkritik karena telah menaruh cangkir pada posisi terlalu pinggir diujung meja.

Akhirnya terjadi pertengkaran mulut. Anda lari ke kamar dan cepat-cepat ganti baju. Kembali ke ruang makan, anak Anda masih menangis sambil menghabiskan makan paginya. Akhirnya anak Anda ketinggalan bus. Istri Anda harus secepatnya pergi kerja. Anda buru-buru ke mobil dan mengantar anak Anda ke sekolah. Karena terlambat, Anda memacu mobil dengan kecepatan 70 km/jam, padahal batas kecepatan hanya boleh 60 km/jam. Setelah terlambat 15 menit dan terpaksa mengeluarkan kocek Rp 600 ribu karena melanggar lalu lintas, akhirnya Anda sampai di sekolah. Anak secepatnya keluar dari mobil tanpa pamit.

Setelah tiba di kantor dimana Anda telat 20 menit dan baru sadar kalau tas tertinggal di rumah.

Hari kerja Anda dimulai dengan situasi buruk. Jika diteruskan maka akan semakin buruk. Pikiran terganggu karena kondisi di rumah. Pada saat tiba di rumah, Anda menjumpai beberapa gangguan hubungan dengan istri dan anak.

Mengapa ? Karena cara Anda bereaksi pada pagi hari.

Mengapa Anda mengalami hari yang buruk ?

1. Apakah penyebabnya karena ketumpahan susu ?

2. Apakah penyebabnya karena anak anda ?

3. Apakah penyebabnya karena polisi lalu lintas ?

4. Apakah Anda penyebabnya ?

Jawabannya adalah No. 4 yaitu Anda sendiri !!

Anda tidak dapat mengendalikan diri setelah apa yang terjadi pada cangkir susu. Cara Anda bereaksi dalam 5 detik tersebut ternyata adalah penyebab hari buruk. Berikut adalah contoh yang sebaiknya atau seharusnya Anda sikapi.

Kondisi 2
Cairan susu menyiram baju anda. Begitu anak anda akan menangis, anda berkata lembut : "Tidak apa-apa sayang, lain kali hati-hati ya." Anda ambil handuk kecil dan lari ke kamar. Setelah mengganti pakaian dan mengambil tas, secepatnya Anda menuju jendela ruang depan dan melihat anak anda sedang naik bus sambil melambaikan tangan.

Anda kemudian mengecup lembut pipi istri dan mengatakan : "Sampai jumpa makan malam nanti."

Anda datang ke kantor 5 menit lebih cepat dan dengan muka cerah menyapa para staf. Bos Anda mengomentari semangat dan kecerahan hari Anda pagi itu di kantor.

Apakah Anda melihat perbedaan kedua kondisi tersebut ?

Dua skenario yang berbeda. Dimulai dengan kondisi yang sama, diakhiri dengan kondisi berbeda.

Mengapa ?
Ternyata penyebabnya adalah dari cara Anda bereaksi !

Anda tidak dapat mengendalikan 10% dari yang sudah terjadi. Tetapi yang 90% tergantung dari reaksi anda sendiri.

Ini adalah cara untuk menerapkan prinsip 90/10. Jika ada orang yang mengatakan hal buruk tentang Anda, jangan cepat terpancing. Biarkan serangan tersebut mengalir seperti air di gelas. Anda jangan membiarkan komentar buruk tersebut mempengaruhi anda.

Jika bereaksi seadanya atau salah reaksi maka akan menyebabkan:
Kehilangan teman, dipecat, stress dan lain-lain yg merugikan.

Bagaimana reaksi Anda jika di jalan mengalami kemacetan dan terlambat masuk kantor? Apakah Anda akan marah ? Memukul stir mobil ? Memaki-maki ? Apakah tekanan darah anda akan naik cepat ? Siapa yang peduli jika anda datang telat 10 menit ? Kenapa Anda biarkan kondisi tsb. merusak hari Anda?

Cobalah ingat prinsip 90/10 dan jangan khawatir, masalah Anda akan cepat terselesaikan.

Contoh lain :
- Anda dipecat. Mengapa Anda sampai tidak bisa tidur dan khawatir ? Suatu waktu akan ada jalan keluar. Gunakan energi dan waktu yang hilang karena kekhawatiran tersebut untuk mencari pekerjaan yang lain.

- Pesawat terlambat. Kondisi ini merusak seluruh schedule Anda. Kenapa Anda marah-marah kepada petugas tiket di bandara? Mereka tdk dapat mengendalikan apa yg terjadi. Kenapa harus stres? Kondisi ini justru akan memperburuk. Gunakan waktu Anda untuk mempelajari situasi, membaca buku yang telah dibawa, atau mengenali penumpang lain.

Sekarang Anda sudah tahu prinsip 90/10. Gunakanlah dalam aktivitas harian dan Anda akan kagum atas hasilnya. Tidak ada yang hilang dan hasilnya sangat menakjubkan.

Sudah berjuta-juta orang menderita akibat stress, masalah berat, cobaan hidup, dan sakit hati yang sebenarnya hal ini dapat diatasi jika kita mengerti cara menggunakan prinsip 90/10.

Semoga bermanfaat.

CEO Google

CEO Google, Sundar Pichai mulai banyak dikenal orang setelah menjabat pimpinan tertinggi raksasa perusahaan Google. Pichai terlahir di Tamil Nadu, India pada tahun 1972. Pichai dikenal oleh karyawan Google sebagai seseorang yang selalu berhasil merealisasikan rencana menjadi kenyataan. Beberapa proyek dia yang sukses yakni browser Chrome dan Android

 

Sundar Pichai memang dikenal sebagai orang yang ramah, cerdas, dan pekerja keras. Ada sebuah kisah inspiratif dari pidato oleh Sundar Pichai kepada anak buahnya–

Ia berpidato tentang kecoa. Kisah inspiratif dibalik kecoa yang menjijikkan.

 

Di sebuah restoran, seekor kecoa tiba-tiba terbang dari suatu tempat dan mendarat di seorang wanita.

 

Dia mulai berteriak ketakutan.

 

Dengan wajah yang panik dan suara gemetar, dia mulai melompat, dengan kedua tangannya berusaha keras untuk menyingkirkan kecoa tersebut.

 

Reaksinya menular, karena semua orang di kelompoknya juga menjadi panik.

 

Wanita itu akhirnya berhasil mendorong kecoa tersebut pergi tapi … kecoa itu mendarat di pundak wanita lain dalam kelompok.

 

Sekarang, giliran wanita lain dalam kelompok itu untuk melanjutkan drama.

 

Seorang pelayan wanita bergegas ke depan untuk menyelamatkan mereka.

 

Dalam sesi saling lempar tersebut, kecoa berikutnya jatuh pada pelayan wanita.

 

Pelayan wanita berdiri kokoh, menenangkan diri dan mengamati perilaku kecoa di kemejanya.

 

Ketika dia cukup percaya diri, ia meraih kecoa itu dengan jari-jarinya dan melemparkan nya keluar dari restoran.

 

Menyeruput kopi dan menonton hiburan itu, antena pikiran saya mengambil beberapa pemikiran dan mulai bertanya-tanya, apakah kecoa yang bertanggung jawab untuk perilaku heboh mereka?

 

Jika demikian, maka mengapa pelayan wanita tidak terganggu?

 

Dia menangani peristiwa tersebut dengan mendekati sempurna, tanpa kekacauan apapun.

 

So, para hadirin.. CEO dari India ini kemudian bertanya:

 

“Lalu apa yang bisa saya dapat dari kejadian tadi?”

 

Ia melanjutkan pidatonya..

 

“Dari tempat saya duduk, saya berpikir..

 

Kenapa 2 wanita karir itu panik, sementara wanita pelayan itu bisa dengan tenang mengusir kecoa?

 

Berarti jelas bukan karena kecoanya, tapi karena respon yang diberikan itulah yang menentukan. Ketidakmampuan kedua wanita karir dalam menghadapi kecoa itulah yang membuat suasana cafe jadi kacau.

 

Kecoa memang menjijikkan.

Tapi ia akan tetap seperti itu selamanya.

Tak bisa kau ubah kecoa menjadi lucu dan menggemaskan.

 

Begitupun juga dengan masalah.

 

Macet di jalanan, atau istri yang cerewet, teman yang berkhianat, bos yang sok kuasa, bawahan yang tidak penurut, target yang besar, deadline yang ketat, customer yang demanding, tetangga yang mengganggu, dsb.

 

Sampai kapanpun semua itu tidak akan pernah menyenangkan.

 

Tapi bukan itu yang membuat semuanya kacau. Ketidakmampuan kita untuk menghadapi yang membuatnya demikian.”

 

Yang mengganggu wanita itu bukanlah kecoa, tetapi ketidakmampuan wanita itu untuk mengatasi gangguan yang disebabkan oleh kecoa tersebut.

 

Di situ saya menyadari bahwa, bukanlah teriakan ayah saya atau atasan saya atau istri saya yang mengganggu saya, tapi ketidakmampuan saya untuk menangani gangguan yang disebabkan oleh teriakan merekalah yang mengganggu

 

Reaksi saya terhadap masalah itulah yang sebenarnya lebih menciptakan kekacauan dalam hidup saya, melebihi dari masalah itu sendiri.

Apa hikmah dibalik kisah inspiratif dari pidato ini?

 

Para wanita bereaksi, sedangkan pelayan merespon.

 

Reaksi selalu naluriah sedangkan respon selalu dipikirkan baik-baik.

 

Sebuah cara yang indah untuk memahami HIDUP.

 

Orang yang BAHAGIA bukan karena semuanya berjalan dengan benar dalam kehidupannya..

 

Dia BAHAGIA karena sikap hatinya dalam menanggapi segala sesuatu di kehidupannya benar..!

 

Itulah kira-kira hikmah yang dapat diambil dari sebuah kisah inspiratif dari pidato CEO Google, Sundar Pichai.

 

"Masalah adalah sebuah masalah ..... RESPONSE kita lah yg akan menentukan bagaimana akhir dari sebuah masalah"

 

 

:: Nasehat Bijaksana Bob Sadino (1933-2015) ::

1. Membawa selusin bodyguard bukan jaminan keamanan. Tapi rendah hati, ramah, dan tidak mencari musuh, itulah kunci keamanan yang hakiki.

 

2. Obat dan vitamin bukan jaminan hidup sehat. Jaga ucapan, jaga hati, istirahat cukup, makan dengan gizi seimbang dan olahraga yang teratur, itulah kunci hidup sehat.

 

3. Rumah mewah bukan jaminan keluarga bahagia. Saling mengasihi, menghormati, dan memaafkan, itulah kunci keluarga bahagia.

 

4. Gaji tinggi bukan jaminan kepuasan hidup. Bersyukur, berbagi, dan saling menyayangi, itulah kunci kepuasan hidup.

 

5. Kaya raya bukan jaminan hidup terhormat. Tapi jujur, sopan, murah hati, dan menghargai sesama, itulah kunci hidup terhormat.

 

6. Hidup berfoya-foya bukan jaminan banyak sahabat. Tapi setia kawan, bijaksana, mau menghargai, menerima teman apa adanya dan suka menolong, itulah kunci banyak sahabat.

 

7. Kosmetika bukan jaminan kecantikan. Tapi semangat, kasih, ceria, ramah, dan senyuman, itulah kunci kecantikan sejati.

 

8. Satpam dan tembok rumah yang kokoh bukan jaminan hidup tenang. Hati yang damai, kasih dan tiada kebencian itulah kunci ketenangan dan rasa aman.

 

9. Hidup kita itu sebaiknya ibarat “bulan & matahari”—dilihat orang atau tidak, ia tetap bersinar. Dihargai orang atau tidak, ia tetap menerangi. Diterimakasihi atau tidak, ia tetap “berbagi”.

 

10. Jika Anda bilang Anda susah, banyak orang yang lebih susah dari Anda. Jika Anda bilang Anda kaya, banyak orang yang lebih kaya dari Anda. Di atas langit, masih ada langit. Suami, istri, anak, jabatan, harta adalah “titipan sementara”. Itulah kehidupan.

 

11. Nikmatilah hidup selama Anda masih memilikinya dan terus belajar untuk bersyukur dengan keadaanmu! Karena Anda tidak akan tahu kapan Sang Pemilik Raga akan datang dan mengatakan pada Anda, “Ini saatnya pulang!”—memaksa Anda meninggalkan apa pun yang Anda cintai, dan Anda banggakan, serta sombongkan.

 

 

MATA HATI

Inspiring Story :

Moore seorang dokter terkenal dan dihormati, melalui tangannya sudah tak terhitung nyawa yang diselamatkan, dia tinggal disebuah kota tua di Prancis. 20 tahun yang lalu dia adalah seorang narapidana, kekasihnya mengkhianati dia lari kepelukan lelaki lain, karena emosinya dia melukai lelaki tersebut, maka dia dari seorang mahasiswa di universitas terkenal menjadi seorang narapidana, dia dipenjara selama 3 tahun.

Setelah dia keluar dari penjara, kekasihnya telah menikah dengan orang lain, karena statusnya sebagai bekas narapidana menyebabkannya ketika melamar pekerjaan menjadi bahan ejekan dan penghinaan.

Dalam keadaan sakit hati, Moore memutuskan akan menjadi perampok. Dia telah mengincar di bagian selatan kota ada sebuah rumah yang akan menjadi sasarannya, para orang dewasa dirumah tersebut semuanya pergi bekerja sampai malam baru pulang kerumah, didalam rumah hanya ada seorang anak kecil buta yang tinggal sendirian.

Dia pergi kerumah tersebut mencongkel pintu utama membawa sebuah pisau belati, masuk kedalam rumah, sebuah suara lembut bertanya, "Siapa itu?" Moore sembarangan menjawab, "Saya adalah teman papamu, dia memberikan kunci rumah kepadaku."

Anak kecil ini sangat gembira, tanpa curiga berkata, "Selamat datang, namaku Kay, tetapi papaku malam baru sampai ke rumah, paman apakah engkau mau bermain sebentar dengan saya?" Dia memandang dengan mata yang besar dan terang tetapi tidak melihat apapun, dengan wajah penuh harapan, di bawah tatapan memohon yang tulus, Moore lupa kepada tujuannya, langsung menyetujui.

Yang membuat dia sangat terheran-heran adalah anak yang berumur 8 tahun dan buta ini dapat bermain piano dengan lancar, lagu-lagu yang dimainkannya sangat indah dan gembira, walaupun bagi seorang anak normal harus melakukan upaya besar sampai ke tingkat seperti anak buta ini.

setelah selesai bermain piano anak ini melukis sebuah lukisan yang dapat dirasakan didalam dunia anak buta ini, seperti matahari, bunga, ayah-ibu, teman-teman, dunia anak buta ini rupanya tidak kosong, walaupun lukisannya kelihatannya sangat canggung, yang bulat dan persegi tidak dapat dibedakan, tetapi dia melukis dengan sangat serius dan tulus.

"Paman, apakah matahari seperti ini?" Moore tiba-tiba merasa sangat terharu, lalu dia melukis di telapak tangan anak ini beberapa bulatan, "Matahari bentuknya bulat dan terang, dan warnanya keemasan."

"Paman, apa warna keemasan itu?" dia mendongakkan wajahnya yang mungil bertanya, Moore terdiam sejenak, lalu membawanya ketempat terik matahari, "Emas adalah sebuah warna yang sangat vitalitas, bisa membuat orang merasa hangat, sama seperti kita memakan roti yang bisa memberi kita kekuatan."

Anak buta ini dengan gembira dengan tangannya meraba ke empat penjuru, "Paman, saya sudah merasakan, sangat hangat, dia pasti akan sama dengan warna senyuman paman." Moore dengan penuh sabar menjelaskan kepadanya berbagai warna dan bentuk barang, dia sengaja menggambarkan dengan hidup, sehingga anak yang penuh imajinatif ini mudah mengerti.

Anak buta ini mendengar ceritanya dengan sangat serius, walaupun dia buta, tetapi rasa sentuh dan pendengaran anak ini lebih tajam dan kuat daripada anak normal, tanpa terasa waktu berlalu dengan cepat.

Akhirnya, Moore teringat tujuan kedatangannya, tetapi Moore tidak mungkin lagi merampok. Hanya karena kecaman dan ejekan dari masyarakat dia akan melakukan kejahatan lagi, berdiri di hadapan Kay dia merasa sangat malu, lalu dia menulis sebuah catatan untuk orang tua Kay,

"Tuan dan nyonya yang terhormat, maafkan saya mencongkel pintu rumah kalian, kalian adalah orang tua yang hebat, dapat mendidik anak yang demikian baik, walaupun matanya buta, tetapi hatinya sangat terang, dia mengajarkan kepada saya banyak hal, dan membuka pintu hati saya."

Tiga tahun kemudian, Moore menyelesaikan kuliahnya di universitas kedokteran, dan memulai karirnya sebagai seorang dokter.

Enam tahun kemudian, dia dan rekan-rekannya mengoperasi mata Kay, sehingga Kay bisa melihat keindahan dunia ini, kemudian Kay menjadi seorang pianis terkenal, yang mengadakan konser ke seluruh dunia, setiap mengadakan konser, Moore akan berusaha menghadirinya, duduk disebuah sudut yang tidak mencolok, mendengarkan music indah menyirami jiwanya yang dimainkan oleh seorang pianis yang dulunya buta.

Refleksi:

Ketika Moore mengalami kekecewaan terhadap dunia dan kehidupannya, semangat dan kehangatan Kay kecil yang buta ini yang memberikan kehangatan dan kepercayaan diri kepadanya, Kay kecil yang tinggal didalam dunia yang gelap, sama sekali tidak pernah putus asa dan menyia-nyiakan hidupnya, dia membuat orang menyadari betapa besar vitalitas dalam hidup ini, vitalitas dan semangat ini menyentuh ke dasar hati Moore.

Cinta dan harapan akan dapat membuat seseorang kehilangan niat melakukan kejahatan, sedikit harapan mungkin bisa menyembuhkan seorang yang putus asa, atau bahkan bisa mengubah nasib kehidupan seseorang atau kehidupan banyak orang, seperti Moore yang telah membantu banyak orang.

Ketika mengalami putus asa, bukalah pintu hatimu, maka cahaya harapan akan menerangi hidupmu


Regards
MG
Sent from my iPhone

Curahan hati Mark Zuckerberg

Curahan hati Mark Zuckerberg, CEO Facebook, dihadapan penggemarnya di Cina.

MENJAWAB PERTANYAAN MENGAPA SAYA MEMPERISTRI SEORANG WANITA BERPARAS TIDAK CANTIK?

Saya, Mark Zuckerberg dari Facebook. Saya adalah orang yang diberitakan sebagai seorang anak muda kaya raya yang tidak punya berita gosip, seseorang yang sangat mencintai istri, dan si Mark yang mempunyai tampang baby face. Hari ini saya ingin menggunakan waktu beberapa menit untuk ngobrol dengan teman2 di Cina, istilah kalian 'Curhat'.

Sama halnya pada awal tahun ini saya pidato di Beijing Qing Hua University, saya berusaha semaksimal mungkin menggunakan bahasa Mandarin. Namun karena keterbatasan kemampuan bahasa Mandarin saya, saya mohon maaf bila ada yang kurang berkenan dan berusaha berbicara sebaik mungkin.

Kemarin dulu saya baru menjadi seorang ayah, teman2 seluruh dunia menyampaikan ucapan selamat kepada saya dan kami sekeluarga, saya sangat terharu, namun tidak sedikit teman Chinese yang menyampaikan kecurigaan mereka, utamanya dua pertanyaan tsb:
1. Mengapa saya memperisteri seorang wanita tidak berparas cantik?
2. Mengapa saya menyumbangkan harta/saham facebook saya sebesar USD 45 Miliar, apakah untuk menghindari pajak?

Teman2 saya menganjurkan saya tidak usah menjawab pertanyaan2 yang beredar. Bill Gates, penyanyi terkenal Shakira, dan teman2 saya berpendapat tidak perlu menjawab pertanyaan2 tsb.

Saya mengerti pemikiran mereka, menggunakan perumpamaan yang digunakan filsuf terkenal China Zhuang Zi, yaitu 'Kodok di dasar sumur tidak bisa diibaratkan sebagai laut, ulat di musim panas tidak bisa diibaratkan sebagai es'.

Mereka juga katakan, cara Anda memandang dunia, dunia seperti itulah yang Anda lihat. Anda yang tidak percaya keindahan dunia, dengan sendirinya Anda tidak akan memiliki keindahan dunia.

Banyak Chinese yang mempunyai berbagai modus, mirip banyak rumput belukar di dalam hatinya, mereka enggan membuka hati agar bisa menerima sinar matahari yang begitu elok.

Mereka (teman2 saya) bukan meremehkan kalian, hanya khawatir. Saya berpikir walaupun saya jelaskan kalian juga tidak mengerti atau mungkin tidak mau mengerti. Dengan demikian saya menjadi orang idiot, selain membuang waktu dan pikiran juga membuat mulut kering saja.

Saat ini, zaman internet, walapun ulat musim panas belum pernah merasakan musim dingin, kita bisa menggunakan teknologi masa kini membuat mereka merasakan musim dingin, begitupun kodok yang belum pernah melihat lautan, kita mampu membuat mereka merasakan seperti apa lautan. Saat ini berbagai hal dapat diwujudkan dengan teknologi.

Untuk itu saya putuskan menjawab dua pertanyaan kalian. Sekaligus menjawab lebih banyak pertanyaan kalian, umpamanya, mengapa saya tidak membeli mobil mewah, dan juga mengapa selalu hanya memakai T-shirt yang sama.

Tahun ini saya bertemu Ibu Negara kalian saat mengunjungi Amerika, saat itu saya ngobrol dengan Jack Ma/Ma Yun (Pendiri/Pemilik Alibaba) dan Pony Ma/Ma Hua Teng (Pendiri/Pemilik Tencent/QQ/We Chat) perihal mengapa saya menikahi seorang wanita tidak berparas cantik. Saat itu saya belum menyumbangkan harta/saham Facebook saya, jadi belum waktunya menilai sumbangan itu untuk menghindari pajak atau bukan.

Saya hanya perjelas duduk persoalan, tapi bukan memberi penjelasan. Saya tidak perlu memberi penjelasan hal2 pribadi saya. Namun saya tidak bisa menahan diri menjelaskan kepada Jack Ma dan Pony Ma perasaan dan pemikiran saya.

Entah, mereka berdua mengerti tidak apa yang telah saya sampaikan. Saya menduga mereka belum sepenuhnya mengerti. Namun tidak apa2, saya akan mengulangi menjelaskan dengan detail kepada teman2 di Cina yang bersimpati kepada saya.

Saya tidak tahan menutupi kegembiraan atas kelahiran puteri saya. Entah kalian mengetahui tidak, sebelumnya, kami mempunyai pengalaman pahit yakni isteri saya mengalami tiga kali keguguran, sebelum ini kami sangat menginginkan mempunyai anak, namun isteri saya mengalami tiga kali keguguran.

Saat Anda mengira segera mendapatkan anak, Anda akan merasakan segalanya penuh harapan. Anda mulai berpikir anak2 akan seperti apa, dan merencanakan segala sesuatu untuk mereka di masa akan datang. Namun kemudian, semuanya tidak terjadi.

Teman2 sekalian!
Apa kalian bisa membayangkan, sebagai seorang ibu lulusan jurusan Kedokteran Harvard University dan seorang ayah yang kaya raya, namun tiga kali gagal untuk memiliki anak. Kalian bisa bayangkan seperti apa perasaan dan pengalam kami? Sebagai pasangan suami isteri pada umumnya, saat ini kami begitu gembira mendapatkan anak dan juga begitu sedih saat dulu kehilangan anak karena keguguran. Kami saling berpelukan, saling mengasihi, saling mendukung, bersama2 melewati masa yang sulit, siang maupun malam.

Pengalaman buruk yang kami alami, umumnya orang tidak akan membicarakan hal keguguran dengan orang luar. Sama halnya Anda mempunyai kekurangan, atau telah melakukan kesalahan yang menyebabkan hal tsb terjadi. Untuk itu Anda cuma bisa menghadapinya sendiri.

Seorang lelaki yang begitu mendambakan menjadi seorang ayah, tapi mengalami tiga kali kegagalan. Namun sekarang mimpi tsb telah menjadi keyakinan, saya sungguh tergugah.. Mohon doakan si kecil Max supaya sehat dan bahagia selalu.

Sekarang saya menjawab pertanyaan kalian. Pertanyaan pertama, mengapa saya memperisteri seorang wanita tidak berparas cantik?

PERTAMA2 SAYA INGIN MEMBAHAS, APA ITU WANITA CANTIK, APA ITU WANITA TIDAK CANTIK

Saya mempunyai banyak kesempatan bertemu berbagai wanita cantik. Namun, apa yang disebut wanita cantik kebanyakan berhati seperti kaca, jika sakit manjanya seperti seorang putri raja; dan juga penyakit angkuh. Dan juga akan bertanya kepada saya mengapa begitu kaya namun tidak mau berganti mobil? Saya tahu tujuan mereka adalah mau pamer di lingkungan teman.

Wanita demikian walaupun secantik apapun, bila sanubarinya hanya menuntut/meminta, tetap kelihatan jelek, jiwanya juga kotor. Wanita demikian barulah dikatakan sebagai wanita berparas jelek, diberikan gratis pun saya tidak mau.

Kecantikan di luar akan berkurang nilainya seiring bertambahnya usia, namun kecantikan dari dalam akan bertambah nilainya seiring bertambahnya usia. Dalam hal ini para ahli ekonomi di Wall Street pasti mengerti, makanya saya sama dengan mereka, tidak akan bersentuhan dengan benda yang secara cepat turun nilainya.

APA YANG SAYA SUKAI DARI PRISCILLA CHAN ISTERI SAYA?

Raut wajah seorang wanita adalah cermin hati sanubari seseorang, senyumnya memukau selamanya. Sejak hamil, Priscilla sama sekali mengabaikan perubahan yang terjadi pada raut mukanya akibat kehamilannya. Tetap berpakaian sederhana, tanpa dandan, namum kebahagiaannya saya rasakan sepenuhnya dan juga nampak kepada orang lain.

Saya mencintai kesederhanaan Priscilla. Saya mencintai penampilannya: bersemangat namun bijak, berani namun penuh kasih, berjiwa pemimpin namun juga bisa mendukung orang lain. Saya mencintai keseluruhannya. Saat bersamanya, saya merasa sangat nyaman dan santai.

Saya sama sekali tidak merasa Priscilla tersanjung kepada saya. Selain memiliki kecerdasan intelektual yang tinggi, dia juga memiliki kecerdasan emosi/sosial yang tinggi. Jangan lupa bahwa Priscilla adalah lulusan jurusan Kedokteran Harvard University. Anda bisa coba test masuk universitas tsb, jurusan Hukum, Kedokteran, Ekonomi adalah jurusan yang menjadi rebutan orang. Walaupun lulus test masuk belum tentu Anda bisa lulus penuh. Kalau mau dikatakan tersanjung, lebih tepat saya yang tersanjung kepada Priscilla, bukan sebaliknya.

Perkawinan ibarat sepasang sepatu. hanya yang memakainya tahu sepatunya nyaman dipakai atau tidak. Priscilla paling cocok buat saya. Saya dan Priscilla adalah pasangan yang paling ideal di bumi ini. Saya berkenalan dengan Priscilla saat mengantre di toilet. Di mata Priscilla, saya adalah seorang kutu buku. Ini adalah jodoh.

Di mata kalian, Priscilla adalah wanita yang tidak cantik. Namun di mata saya, ia adalah wanita cantik dan paling serasi dengan saya. Saya tidak bisa menahan diri memamerkan foto saya dengan Priscilla yang begitu berbahagia. Dalam foto nampak saya dan Priscilla begitu bahagia, damai, dan alami.

Tips bagi kalian: sebagian wanita hanya melihat keburukan orang lain, tidak melihat kecantikan orang lain. Dengan demikian, kebahagiaan akan meninggalkan kalian, tidak berjodoh. Sebab, apa yang ada dalam hati itulah yang ada dalam kenyataan.

SEKARANG MEMBAHAS TENTANG PENGHINDARAN PAJAK YANG DITUDUHKAN KEPADA SAYA

Kalian berpikir, saya menyumbang USD 45 Miliar apa untuk pamer kekayaan atau menghindari pajak? Apa otak kalian atau otak saya yang bermasalah? Apa yang kami sumbangkan USD 45 Miliar berbentuk saham sebetulnya, bukan nilai sebenarnya. tapi hanya nilai pasar. Bisa lebih tinggi atau lebih rendah nilainya, ini tergantung pasar yang menentukan.

Dana yang kami sumbangkan untuk digunakan sebagai dana abadi untuk diinvestasikan ke sekolah dan rumah sakit. Saat kelahiran anak kami, kami berkunjung ke rumah sakit, bermaksud untuk bisa ikut berkontribusi dalam dunia pengobatan.

Seiring perkembangan teknologi yang maju pesat, kami sungguh berharap 100 tahun mendatang. Hampir semua penyakit dapat dicegah dan diobati. Saat ini, kebanyakan manusia meninggal akibat penyakit jantung, kanker, stroke, dan penyakit menular lainnya. Diharapkan berbagai penyakit tsb dapat teratasi dengan lebih cepat. Saat menyadari anak kami dan banyak anak lainnya berkemungkinan bisa menghindari berbagai penyakit, kita semua punya tanggung jawab untuk mewujudkan impian itu. Saya tegaskan sekali lagi, saya dan isteri saya akan berkontribusi semaksimal mungkin untuk tujuan tsb.

Di Silicon Valley, "Mengubah Dunia" kata itu bukan hanya sebuah slogan. Ia merupakan sebuah keyakinan dan kekuatan. Mimpi kami berharap melalui usaha keras kami untuk memperbaiki kualitas pendidikan, pengobatan, integrasi dunia, untuk disumbangkan kembali ke masyarakat, mengubah dunia. Membangun suatu dunia yang lebih baik untuk semua umat manusia.

Teman2 sekalian, kami sedang melakukan upaya "Change The World", apa yang telah kalian lakukan? Saya mendengar di antara kalian banyak mengeluh, saya ingin katakan bahwa tidak ada artinya mengeluh, tindakanlah yang lebih bermakna.

Saya dan Priscilla menyumbangkan 99% saham kami di Facebook, mendekati semua saham milik kami, apa kalian masih menganggap yang kami lakukan untuk menghindari pajak? Apa masih ada maknanya menghindari pajak? Banyak teman2 di China yang kaya raya, mengapa mereka tidak ikut menyumbangkan 99% harta mereka untuk menghindari pajak?

LALU, TENTANG BAJU DAN MOBIL APA YANG SAYA PAKAI

Betul, sepanjang tahun saya memakai T-shirt abu2 dan mobil yang sangat sederhana. Saya tegaskan, saya bukan orang yang berhari2 tidak ganti baju. Namun, saya membeli banyak T-shirt berwarna abu2. Saya berusaha menjalani hidup ini sesederhana mungkin, supaya menghemat pikiran dan waktu memutuskan berbagai hal yang tidak penting. Sebab memilih memakai pakaian, makan pagi, dan berbagai hal kecil itu menyita cukup banyak waktu dan pikiran. Saya tidak ingin membuang waktu hanya untuk hal2 kecil tsb, sehingga saya bisa lebih konsentrasi melakukan berbagai hal yang lebih bermanfaat untuk masyarakat.

Saya memiliki tiga buah mobil, satu Toyota seharga USD 16 ribu, VW golf seharga USD 18 ribu dan Chevrolet TSX seharga USD 30 ribu. Setelah Facebook go public, saya ganti VW GTI seharga USD 30 ribu. Saya berpendapat, mobil hanya sebuah alat transportasi, tidak perlu yang mahal2.

Saya tidak memakai berbagai barang branded, yang penting saya merasa nyaman. Mengapa butuh barang2 yang berlebihan? Kalau yang menyangkut kebutuhan berlebihan, justru otak, perasaan sendiri lebih butuh diutamakan.

Kata bijak Chinese zaman dulu, 'Manusia harus menaklukkan benda bukan ditaklukkan benda". Maksudnya adalah, berbagai materi kehidupan untuk digunakan/dikendalikan manusia, bukan sebaliknya. Saya sangat setuju dengan pemikiran tsb.

Saya sangat salut ucapan yang pernah diucapkan Mandela, yaitu 'Jiwa saya adalah pemimpin saya, nasib saya dikendalikan oleh diri saya sendiri'. Makanya saya tidak gila branded, tidak ada manfaatnya dan sangat tidak masuk akal.

Apa yang ada dalam hati itulah kenyataan yang ada di dunia. Percayalah bahwa dunia ini adalah alam semesta yang indah, jika Anda tidak percaya, Anda tidak akan bisa memiliki dunia/alam semesta yang indah. Tidak akan memiliki kehidupan yang indah dan penuh kedamaian. Hal tsb di atas merupakan keyakinan saya dan Priscilla.

Akhir kata, bila ada yang tidak berkenan, mohon petunjuk! Anda bisa tinggalkan pesan untuk saya. Terima kasih telah luangkan waktu mendengar yang saya sampaikan.

Terima kasih.

Salam,

Mark Zuckerberg

Sumber: Artikel Buddhis

Menghargai Jasa Orang Lain dimasa lalu

Alkisah ada seorang Raja yg memiliki 10 anjing ganas utk menghukum yg bersalah; org yg salah itu akan dilempar ke kandang agar dicabik oleh anjing² ganas tsb.

Suatu hari seorg Menteri membuat keputusan salah & murkalah Raja. Maka diperintahkan agar sang Menteri dimasukkan ke kandang anjing2 ganas itu.

Menteri berkata: "Paduka, saya telah mengabdi padamu selama 10 tahun, tapi Paduka tega menghukumku begini. Atas pengabdianku selama ini saya hanya minta waktu penundaan hukuman 10 hari saja".

Sang Raja pun mengabulkannya.

Sang Menteri bergegas menuju kandang anjing² tsb & meminta izin kepada penjaga utk mengurus anjing²nya.

Ketika ditanya utk apa? Maka dijawab: "Setelah 10 hari nanti engkau akan tahu''. Karena penjaga mengenal sang Menteri, maka ia pun diizinkan.

Selama 10 hari itu sang Menteri memelihara, mendekati, memberi makan bahkan akhirnya bisa memandikan anjing² tsb hingga menjadi sangat jinak padanya.

Tibalah waktu eksekusi. Disaksikan Raja, sang Menteri pun dimasukkan ke kandang anjing, ... tetapi Raja kaget saat melihat anjing² itu justru jinak padanya.

Maka dia bertanya, apa yg telah engkau lakukan pada anjing² tsb ?!

Jawab Menteri: "Saya telah mengabdi pada anjing² ini selama 10 hari & mereka tdk melupakan jasaku.

Terharulah sang Raja, meleleh airmatanya lalu dibebaskanlah sang Menteri dari hukuman & dimaafkan.

---------
Sepenggal hikmah :

Jangan mudah melupakan, terlebih mengingkari kebaikan2 yg kita terima dari org² terdekat kita, hanya krn kejadian sesaat yg tdk mengenakkan.

Jgn mudah menghapus kenangan yg telah terukir dan persahabatan yg telah terjalin bertahun lamanya hanya krn hal² kecil yg kurang kita sukai darinya saat ini.

Mencari teman itu lebih mudah daripada mendapatkan sahabat.

Jagalah persahabatan yang ada dengan baik karena menjaga persahabatan itu jauh lebih sulit dari mendapatkannya..

Smga kita slalu dpt menghargai karya dan pengabdian teman2 kita dg baik.

Persembahan Janda Miskin

Syalom dan selamat bekerja bagi kita semuanya,

 

Tepatnya jam 5.45 sebuah renungan dari Radio Pelita Kasih tadi pagi tentang KISAH persembahan sebesar dua peser dari seorang janda miskin (Luk 21:3-4; Markus 12: 41-44)sangatlah fenomenal. 

 

Pertama tentu saja, karena mendapat perhatian khusus dari Tuhan Yesus. Tak biasanya Yesus memperhatikan jumlah persembahan, melainkan kualitasnya. Namun kali ini, dan sekali-kalinya, Yesus membicarakan bukan hanya kualitas pemberian sang janda, tetapi juga kuantitas pemberiannya. Dan ini menjadi pembicaraan terbuka yang dicatat dalam injil. 

Yang kedua, adalah jumlah pemberian sang janda yang tak seberapa dalam ukuran pada umumnya. Jumlah yang tak layak untuk jadi topik pembicaraan, baik jumlah yang diberi, maupun orang yang memberi. Hal ini tentu saja sangat berbeda dengan cara gereja masa kini dalam menilai persembahan. Yang dinilai sudah pasti besarnya angka, dan terkenalnya si pemberi. Gereja akan sangat bangga jika orang yang terkenal kaya memberi, dan pemberiannya pun pasti wah. Ini akan menjadi bahan diskusi, seringkali diulangi, bahkan menjadi bahan khotbah. Dan yang pasti lagi, si pemberi dana pasti kebanjiran pujian. Soal kualitas iman yang memberi, seringkali diabaikan. Semua akan menjadi "benar dan baik", asal yang diberi banyak. 

Mari melongok persembahan si janda miskin. Sekadar untuk diketahui, 1 peser dalam mata uang Yahudi disebut 1 lepton, mata uang Yunani 1 leptos, dan dalam mata uang Roma 0,5 quadrans, lalu dalam mata uang Amerika sebesar US$ 0.1 sen. Dalam rupiah nilai ini sama dengan Rp 1.500 (dengan asumsi kurs 1 US$ = Rp 15.000,-). Jadi 2 peser berarti sekitar Rp 3.000.- Nilai persembahan sebesar ini jelas tak menarik didiskusikan. Bahkan mungkin ada saja yang sinis berkata, "Itu tak berarti". Tapi bagi si janda miskin, nilai itu amat sangat berarti. Pada masa itu, nilai itu sama dengan upah kerja sehari. Berarti, janda miskin telah memberikan seluruh penghasilannya hari itu, dan seluruh biaya hidupnya sehari. 

Inilah yang menarik perhatian Yesus. Bukan saja nilai rupiahnya, melainkan nilai hati yang memberikannya. Nilai rupiahnya memang kecil bagi orang lain yang berpenghasilan besar, tapi bagi janda miskin nilai itu sangat besar. Dia memberikan 100% miliknya, bukan hanya 10% yang disebut sebagai persepuluhan. "Dia memberi dari kekurangannya, seluruh nafkahnya," kata Yesus (Markus 12:44). Dan dia memberikan persembahan dengan sukarela, bukan dengan hitung-hitungan, bahwa itu akan kembali berlipat ganda, atau bahkan 30 kali, 60 kali, atau 100 kali lipat, seperti sikap pemberi persembahan di jaman ini. Sebuah spirit yang sangat luar biasa dan sekaligus langka. 

Tak bisa dipungkiri, janda miskin ini, dengan segala keterbatasannya ternyata memiliki pemahaman yang benar dalam beriman. Dia juga jujur pada kedaulatan Allah. Janda miskin ini sangat percaya akan kedaulatan Allah dalam memelihara umat-Nya. Dia percaya Allah tak pernah lalai dalam menjaga, dan juga mencurahkan berkat bagi umat-Nya. Namun dia juga sadar, tidak berarti setiap orang percaya akan hidup kaya raya. Terbukti, janda miskin itu tak pernah menyesali diri sebagai janda, dan juga sebagai orang miskin. Bahkan sebaliknya, dia tetap mampu bersyukur dengan cara yang tepat, memberi apa yang ada, sekalipun setelah itu dia tak punya apa-apa lagi. Tapi Allah selalu memelihara. Dia tetap saja dicatat sebagai janda yang miskin. Dia tak menjadi janda yang kaya hanya karena memberi seluruh hartanya pada Tuhan. Namun ingat sekali lagi, dia tetap hidup penuh rasa syukur, dan sukacita. 

Janda miskin ini, tepat seperti apa yang dilukiskan Rasul Paulus tentang kualitas hidup orang percaya (1 Tesalonika 5:16-18). Iman janda miskin yang kaya ini sangat kontras dengan kemiskinan iman orang yang selalu bernafsu akan kekayaan. Dalam memberi, umat masa kini selalu berhitung dengan Allah. Mereka menyebut Allah adalah sumber berkat, bukan karena mensyukuri berkat-berkat Allah yang diterima, melainkan untuk mengeruk berkat itu. Mereka memberi, karena selalu diiming-iming akan mendapat kembali berkatnya berkali lipat. Tampak sangat rakus, karena bukan hanya menuntut 2 kali lipat, melainkan 30, 60 hingga 100 kali lipat. Iman mereka sangat miskin dalam memahami kekayaan berkat Allah. Mereka juga memandang rendah kasih Allah. 

Coba renungkan, nilai keselamatan yang Allah berikan (Yohanes 3:16). Ketika kita adalah orang berdosa, upah kita hanyalah maut, ujung jalan kita kebinasaan yang kekal. Tak ada setitik pun harapan. Hingga akhirnya, dalam kegelapan hidup, Yesus Tuhan memberikan nyawa-Nya ganti manusia berdosa. Darah yang suci tertumpah untuk menebus manusia berdosa. Bukankah kita sangat bersyukur, seperti kata Paulus dalam Filipi 1: 21 "Bagiku hidup adalah Kristus (pengabdian, sangkal diri, pikul salib, mengikut Yesus), dan mati adalah keuntungan (bersatu dalam kekekalan)". Bukankah sudah seharusnya setiap orang percaya seperti janda miskin itu, memberi dengan tidak berhitung? Toh, apa yang dimiliki umat adalah anugerah semata. Bukan saja keselamatan, tetapi juga harta benda. Semua harus dikembalikan, dengan dipakai untuk melayani dan memuliakan Tuhan. Bisa memberi persembahan kepada Tuhan adalah kehormatan, kesempatan mengembalikan berkat yang berasal dari DIA. Bagaimana mungkin kita bisa berhitung? Bukankah itu sangat jahat? 

Berbuah 30, 60, 100 kali lipat dalam Alkitab adalah konteks perbuatan baik karena benih yang tumbuh di tanah yang subur. Bahwa Tuhan akan memberkati umat-Nya itu sudah pasti, tapi awas, itu tak selalu materi, bahkan pada umumnya dalam Alkitab, berkat itu kebanyakan tentang rohani. Bahagia umat adalah karena melakukan kehendak Tuhan, bukan karena mendapat segepok uang, ini sangat rendah. Kecuali jika Tuhan itu dianggap memang sekadar sumber uang, seperti Dewa Uang pada konsep agama lain. Itu sebab Alkitab berkata "Adalah lebih berkat memberi daripada menerima". Maka sangat aneh bukan, jika memberi dengan berharap akan menerima, bahkan lebih banyak. 

Mari belajar dari kekayaan iman janda yang miskin itu. Jangan terjebak dalam kemiskinan iman gereja masa kini yang hanya berkutat soal harta dalam percaya kepada Allah. Umat yang tak kuat hidup dalam kemiskinan, sehingga selalu mengarang cerita agar dikasihani, dan menerima pemberian. Sebaliknya, jangan juga bersembunyi di balik nama Tuhan, dan menyebut berkat atas uang yang diperoleh dari hasil yang tak jujur. Kasih Allah itu luar biasa, membuat umat mampu hidup dalam situasi apa pun, dan juga mampu memberi apa pun yang ada untuk kemuliaan Allah. Tapi juga sekaligus umat yang tak pernah berhitung, apalagi memakai kata mengkalim janji Allah atas berkat yang memang diminatinya. Seakan ingin memuliakan Allah, namun sejatinya memuaskan diri. Seakan ingin menunjukkan kekuatan iman, namun sejatinya ingin mengatur Tuhan. Di lingkar kemiskinan iman seperti ini, kita dengan mudah akan menemukan para imam yang kaya harta. Imam yang selalu wah, yang berada di atas, yang jauh dari kenyataan hidup umat kebanyakan. Imam yang sangat berbeda dengan Yesus Kristus, yang justru turun dari surga ke bumi, yang kaya (mulia) menjadi miskin (hina). 

Semoga kita masih memiliki kekayaan iman yang sejati dan memeliharanya agar jauh dari polusi. Jika kita menyadari itu telah hilang, mari belajar kepada Yesus lewat janda miskin yang kaya iman.









SATAN'S MEETING: (Read even if you're busy)

Satan called a worldwide convention of demons.

In his opening address he said,

"We can't keep Christians from going to church."

"We can't keep them from reading their Bibles and knowing the truth."

"We can't even keep them from forming an intimate relationship with their saviour."

"Once they gain that connection with Jesus, our power over them is broken."

"So let them go to their churches; let them have their covered dish dinners, BUT steal their time, so they don't have time to develop a relationship with Jesus Christ.."

"This is what I want you to do," said the devil:

"Distract them from gaining hold of their Saviour and maintaining that vital connection throughout their day!"

"How shall we do this?" his demons shouted.

"Keep them busy in the non-essentials of life and invent innumerable schemes to occupy their minds," he answered.

"Tempt them to spend, spend, spend, and borrow, borrow, borrow."

"Persuade the wives to go to work for long hours and the husbands to work 6-7 days each week, 10-12 hours a day, so they can afford their empty lifestyles."

"Keep them from spending time with their children."

"As their families fragment, soon, their homes will offer no escape from the pressures of work!"

"Over-stimulate their minds so that they cannot hear that still, small voice."

"Entice them to play the radio or cassette player whenever they drive." To keep the TV, VCR, CDs and their PCs going constantly in their home and see to it that every store and restaurant in the world plays non-biblical music constantly."

"This will jam their minds and break that union with Christ."

"Fill the coffee tables with magazines and newspapers."

"Pound their minds with the news 24 hours a day."

"Invade their driving moments with billboards."

"Flood their mailboxes with junk mail, mail order catalogs, sweepstakes, and every kind of newsletter and promotional offering free products, services and false hopes.."

"Keep skinny, beautiful models on the magazines and TV so their husbands will believe that outward beauty is what's important, and they'll become dissatisfied with their wives. "

"Keep the wives too tired to love their husbands at night."

"Give them headaches too! "

"If they don't give their husbands the love they need, they will begin to look elsewhere."

"That will fragment their families quickly!"

"Give them Santa Claus to distract them from teaching their children the real meaning of Christmas."

"Give them an Easter bunny so they won't talk about his resurrection and power over sin and death."

"Even in their recreation, let them be excessive."

"Have them return from their recreation exhausted."

"Keep them too busy to go out in nature and reflect on God's creation. Send them to amusement parks, sporting events, plays, concerts, and movies instead."

"Keep them busy, busy, busy!"

"And when they meet for spiritual fellowship, involve them in gossip and small talk so that they leave with troubled consciences."

"Crowd their lives with so many good causes they have no time to seek power from Jesus."

"Soon they will be working in their own strength, sacrificing their health and family for the good of the cause."

"It will work!"

"It will work!"

It was quite a plan!

The demons went eagerly to their assignments causing Christians everywhere to get busier and more rushed, going here and there.

Having little time for their God or their families and friends.

Having no time to tell others about the power of Jesus to change lives.

I guess the question is, has the devil been successful in his schemes?

You be the judge!!!!!

Does "BUSY" mean: B-eing U-nder S-atan's Y-oke?

Please pass this on, if you aren't too BUSY!

I don't think I know 10 people who would admit they love Jesus.

Do You Love Him?

Sepasang Sepatu

๓พฌSeorang bapak tua hendak menaiki bus, pada saat ia menginjakkan kakinya ketangga bus, salah satu sepatunya terlepas dan jatuh kejalan.

Sementara itu pintu bus lalu tertutup dan bus langsung bergerak, sehingga si bapak tua tdk bisa memungut sepatu yg terlepas tadi.

Dengan tenang si bapak tua itu melepas sepatunya yg sebelah dan melemparkan nya keluar jendela.

Seorang pemuda yang duduk dalam bus melihat kejadian itu dan bertanya kepada si bapak tua, "Mengapa bapak melemparkan sepatu yg sebelah juga?".
Si bapak tua sambil tersenyum menjawab ringan, "Supaya siapapun yg menemukan sepatuku bisa memanfaatkannya, itu sepatu baru dan bagus. Jangan sampai sepatuku kehilangan pasangannya.
Sepatu adalah pasangan terbaik, coba perhatikan saja:
• Bentuk pasangannya tak persis sama namun serasi.
• Saat dipakai berjalan gerakan bisa berbeda tapi tujuannya sama.
Kiri-kanan ! kiri-kanan !
• Tak pernah menuntut untuk berganti posisi, namun saling melengkapi.
Yang satu loncat, yang lain mengikuti.
• Selalu sederajat tak ada yang lebih rendah atau lebih tinggi.
Satu naik tangga, pasangannya mengikuti
• Bila yang satu hilang yang lain tak memiliki arti.

Si Anak muda masih penasaran.
"Tapi bapak koq tidak kelihatan susah kehilangan sesuatu walaupun sepatu mempunyai nilai yang tinggi?".
Si Bapak tersenyum santai. "Ah, Anak muda ketahuilah, "HARTA Cuma TITIPAN. NYAWA Cuma PINJAMAN... TUHAN bisa mengambilnya sewaktu-waktu."

* Renungkanlah: Kehilangan tidak bisa pilih-pilih. Bisa kehilangan SIAPA SAJA, APA SAJA dan KAPAN SAJA.
Musibah, Rejeki dan Berbuat Salah itu pasti kita alami.

Syukurnya bagi orang beriman diberikan cara menghadapinya.
Dapat Musibah supaya bersabar...
Dapat Rejeki Supaya Bersyukur……

Kebahagiaan

Good thing to be shared❤️

Jika kekayaan bisa membuat orang bahagia, tentunya Adolf Merckle, orang terkaya dari Jerman, tidak akan menabrakkan badannya ke kereta api.

Jika ketenaran bisa membuat orang bahagia, tentunya Michael Jackson, tidak akan meminum obat tidur hingga overdosis.

Jika kekuasaan bisa membuat orang bahagia, tentunya G. Vargas, presiden Brazil, tidak akan menembak jantungnya.

Jika kecantikan bisa membuat orang bahagia, tentunya Marilyn Monroe, artis cantik dari USA, tidak akan meminum alkohol dan obat depresi hingga overdosis.

Jika kesehatan bisa membuat orang bahagia, tentunya Thierry Costa, dokter terkenal dari Perancis, tidak akan bunuh diri, akibat sebuah acara di televisi.

Ternyata, bahagia atau tidaknya hidup seseorang itu, bukan ditentukan oleh seberapa kayanya, tenarnya, cantiknya, kuasanya, sehatnya atau sesukses apapun hidupnya.

Tapi yang bisa membuat seseorang itu bahagia adalah dirinya sendiri... mampukah ia mau mensyukuri semua yang sudah dimilikinya dalam segala hal.

"Kalau kebahagiaan bisa dibeli, pasti orang-orang kaya akan membeli kebahagiaan itu, dan kita akan sulit mendapatkan kebahagiaan karena sudah diborong oleh mereka."

"Kalau kebahagiaan itu ada di suatu tempat, pasti belahan lain di bumi ini akan kosong karena semua orang akan ke sana berkumpul di mana kebahagiaan itu berada."

Untungnya kebahagiaan itu berada di dalam hati setiap manusia.
Jadi kita tidak perlu membeli atau pergi mencari kebahagiaan itu.

Yang kita perlukan adalah HATI yang BERSIH dan IKHLAS serta PIKIRAN yang JERNIH, maka kita bisa menciptakan rasa BAHAGIA itu kapan pun, di manapun dan dengan kondisi apapun."

KEBAHAGiAAN itu milik
"Orang-orang yang pandai
BERSYUKUR".

"JIKA KAMU TIDAK MEMILIKI APA YANG KAMU SUKAI,
MAKA SUKAILAH APA YG KAMU MILIKI SAAT INI...".

Pahlawan yang Pendiam

Amsal 13:6.
"Kebenaran menjaga orang yang saleh jalannya, tetapi kefasikan mencelakakan orang berdosa."

Boaz adalah petani yang kaya dan hidup di Betlehem. Saat dia mengetahui bahwa Saudaranya Naomi dan menantunya Ruth kembali ke Bethlehem, dia melakukan apa yang dia bisa untuk menolong mereka. Naomi masih bersaudara dengan Boaz. Mereka berdua adalah janda. Boaz mengijinkan Ruth untuk memungut gandum yang tercecer di ladang Boaz pada saat panen gandum. Boaz begitu baik sehingga bahkan diam-diam Boaz menyuruh pekerja-pekerjanya pura-pura mencecerkan banyak gandum agar Ruth dan Naomi mendapat lebih banyak. Setelah beberapa waktu, akhirnya Boaz dan Ruth menikah.

Seorang Pahlawan Allah dapat diandalkan untuk melakukan apa yang benar dan berbuat baik bagi orang lain. Boaz tidak merencanakan untuk menjadi seorang pahlawan, dia hanya melakukan apa yang menurutnya benar. Dia juga tidak tahu bahwa suatu saat dia dan Ruth akan menjadi nenek moyang Raja Daud dan Yesus.

Allah dapat menggunakan kebaikan kita yang kecil menjadi hal yang besar bagi pekerjaan NYA.

Mintalah Allah untuk menolong Anda membuat pilihan serta keputusan yang benar dan melakukan hal yang benar.
Matius 19:16-22

Ayat ini menceritakan kisah seorang anak muda.

Kualitas yang dimiliki oleh anak muda ini memberikan gambaran bagaimana orang tuanya telah mendidiknya dan menanamkan nilai dalam kehidupannya.

Pendidikan apa saja yang telah orang tuanya ajarkan kepada anak muda ini ?

1. Ayat 16

Ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata: "Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?"

Ayat ini menyatakan bahwa anak muda ini tertarik dengan hal-hal keagamaan (tentang hidup kekal).

Hal ini dapat berbicara bahwa orang tuanya telah berhasil mengajarkan tentang pendidikan agama (hal-hal kerohanian).

2. Ayat 18-20

Kata orang itu kepada-Nya: "Perintah yang mana?" Kata Yesus: "Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, hormatilah ayahmu dan ibumu dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri." Kata orang muda itu kepada-Nya: "Semuanya itu telah kuturuti, apa lagi yang masih kurang?"

Ayat ini menyatakan bahwa anak muda ini telah berhasil menjalankan nilai-nilai moralitas & etika dalam hidupnya.

Hal ini dapat berbicara bahwa orang tunya telah berhasil mengajarkan pendidikan nilai-nilai moral & etika.

3. Ayat 22.

"..................... sebab banyak hartanya."

Ayat ini menyatakan bahwa anak muda ini adalah orang yang berhasil dalam karir dan financial (kaya dan memiliki harta yang banyak).

Hal ini dapat berbicara bahwa orang tuanya telah berhasil mengajarkan pendidikan ilmu pengetahuan (akademis) dan skill kepada anak ini sehingga anak ini yang sukses secara finansial dan karir.

Tapi ada satu hal yang terpenting yang tidak dimiliki oleh anak muda ini, yaitu :

Ayat 20-22:

Kata orang muda itu kepada-Nya: "Semuanya itu telah kuturuti, apa lagi yang masih kurang?"

Kata Yesus kepadanya: "Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku." Ketika orang muda itu mendengar perkataan itu, pergilah ia dengan sedih, sebab banyak hartanya.

Ternyata anak muda ini tidak memiliki hati yang mengasihi Tuhan lebih dari segala-galanya. Ia sulit menempatkan Tuhan di atas harta yang ia miliki.

Orang tuanya GAGAL mendidik anak muda ini menjadi seorang yang mengasihi Tuhan lebih dari segalanya.

Nah, sebagai homeschooling parents, dalam membangun masa depan anak, salah satu hal penting yang tidak boleh terlupakan dalam kita mengajar anak-anak kita adalah mengajar mereka untuk dapat memiliki "hati yang mengasihi Allah lebih dari segalanya".

Inilah pendidikan yang mendasar yang perlu diajarkan kepada anak-anak kita...MENGASIHI TUHAN YESUS LEBIH DARI SEGALANYA.

Aku Mau Jadi Orang Yang Bertepuk Tangan di Tepi Jalan

"IBU, AKU TIDAK MAU JADI PAHLAWAN, AKU MAU JADI ORANG YANG BERTEPUK TANGAN DI TEPI JALAN."
(Sangat Menginspirasi, Sempatkan baca dan share)

Di kelasnya ada 50 orang murid, setiap kenaikan kelas, anak perempuanku selalu mendapat ranking ke-23. Lambat laun ia dijuluki dengan panggilan nomor ini. Sebagai orangtua, kami merasa panggilan ini kurang enak didengar, namun anehnya anak kami tidak merasa keberatan dengan panggilan ini.

Pada sebuah acara keluarga besar, kami berkumpul bersama di sebuah restoran. Topik pembicaraan semua orang adalah tentang jagoan mereka masing-masing. Anak-anak ditanya apa cita-cita mereka kalau sudah besar? Ada yang menjawab jadi dokter, pilot, arsitek bahkan presiden. Semua orangpun bertepuk tangan.

Anak perempuan kami terlihat sangat sibuk membantu anak kecil lainnya makan. Semua orang mendadak teringat kalau hanya dia yang belum mengutarakan cita-citanya. Didesak orang banyak, akhirnya dia menjawab:..... "Saat aku dewasa, cita-citaku yang pertama adalah menjadi seorang guru TK, memandu anak-anak menyanyi, menari lalu bermain-main".

Demi menunjukkan kesopanan, semua orang tetap memberikan pujian, kemudian menanyakan apa cita-citanya yang kedua. Diapun menjawab: "Saya ingin menjadi seorang ibu, mengenakan kain celemek bergambar Doraemon dan memasak di dapur, kemudian membacakan cerita untuk anak-anakku dan membawa mereka ke teras rumah untuk melihat bintang". Semua sanak keluarga saling pandang tanpa tahu harus berkata apa. Raut muka suamiku menjadi canggung sekali.

Sepulangnya kami kembali ke rumah, suamiku mengeluhkan ke padaku, apakah aku akan membiarkan anak perempuan kami kelak hanya menjadi seorang guru TK?

Anak kami sangat penurut, dia tidak lagi membaca komik, tidak lagi membuat origami, tidak lagi banyak bermain. Bagai seekor burung kecil yang kelelahan, dia ikut les belajar sambung menyambung, buku pelajaran dan buku latihan dikerjakan terus tanpa henti. Sampai akhirnya tubuh kecilnya tidak bisa bertahan lagi terserang flu berat dan radang paru-paru. Akan tetapi hasil ujian semesternya membuat kami tidak tahu mau tertawa atau menangis, tetap saja rangking 23.

Kami memang sangat sayang pada anak kami ini, namun kami sungguh tidak memahami akan nilai sekolahnya.
Pada suatu minggu, teman-teman sekantor mengajak pergi rekreasi bersama. Semua orang membawa serta keluarga mereka. Sepanjang perjalanan penuh dengan tawa, ada anak yang bernyanyi, ada juga yang memperagakan kebolehannya. Anak kami tidak punya keahlian khusus, hanya terus bertepuk tangan dengan sangat gembira.

Dia sering kali lari ke belakang untuk mengawasi bahan makanan. Merapikan kembali kotak makanan yang terlihat sedikit miring, mengetatkan tutup botol yang longgar atau mengelap wadah sayuran yang meluap ke luar. Dia sibuk sekali bagaikan seorang pengurus rumah tangga cilik.

Ketika makan, ada satu kejadian tak terduga. Dua orang anak lelaki teman kami, satunya si jenius matematika, satunya lagi ahli bahasa Inggris berebut sebuah kue. Tiada seorang pun yang mau melepaskannya, juga tidak mau saling membaginya. Para orang tua membujuk mereka, namun tak berhasil. Terakhir anak kamilah yang berhasil melerainya dengan merayu mereka untuk berdamai.

Ketika pulang, jalanan macet. Anak-anak mulai terlihat gelisah. Anakku membuat guyonan dan terus membuat orang-orang semobil tertawa tanpa henti. Tangannya juga tidak pernah berhenti, dia mengguntingkan berbagai bentuk binatang kecil dari kotak bekas tempat makanan. Sampai ketika turun dari mobil bus, setiap orang mendapatkan guntingan kertas hewan shio-nya masing-masing. Mereka terlihat begitu gembira.

Selepas ujian semester, aku menerima telpon dari wali kelas anakku. Pertama-tama mendapatkan kabar kalau rangking sekolah anakku tetap 23. Namun dia mengatakan ada satu hal aneh yang terjadi. Hal yang pertama kali ditemukannya selama lebih dari 30 tahun mengajar. Dalam ujian bahasa ada sebuah soal tambahan, yaitu SIAPA TEMAN SEKELAS YANG PALING KAMU KAGUMI & APA ALASANNYA.

Semua teman sekelasnya menuliskan nama : ANAKKU!

Mereka bilang karena anakku sangat senang membantu orang, selalu memberi semangat, selalu menghibur, selalu enak diajak berteman, dan banyak lagi.

Si wali kelas memberi pujian: "Anak ibu ini kalau bertingkah laku terhadap orang, benar-benar nomor satu".

Saya bercanda pada anakku, "Suatu saat kamu akan jadi pahlawan". Anakku yang sedang merajut selendang leher tiba2 menjawab "Bu guru pernah mengatakan sebuah pepatah, ketika pahlawan lewat, harus ada orang yang bertepuk tangan di tepi jalan."

"IBU, …..AKU TIDAK MAU JADI PAHLAWAN, …. AKU MAU JADI ORANG YANG BERTEPUK TANGAN DI TEPI JALAN."

Aku terkejut mendengarnya. Dalam hatiku pun terasa hangat seketika. Seketika hatiku tergugah oleh anak perempuanku. Di dunia ini banyak orang yang bercita-cita ingin menjadi seorang pahlawan. Namun Anakku memilih untuk menjadi orang yang tidak terlihat. Seperti akar sebuah tanaman, tidak terlihat, tapi ialah yang mengokohkan.

Jika ia bisa sehat, jika ia bisa hidup dengan bahagia, jika tidak ada rasa bersalah dalam hatinya, MENGAPA ANAK2 KITA TIDAK BOLEH MENJADI SEORANG BIASA YANG BERHATI BAIK & JUJUR…

Badai

Seorang anak mengemudikan mobil bersama ayahnya. Setelah beberapa puluh kilometer, tiba-tiba awan hitam datang bersama angin kencang, langit menjadi gelap. Beberapa kendaraan mulai menepi & berhenti.

"BAGAIMANA, Ayah? Kita berhenti?" Si Anak bertanya.

"Teruslah mengemudi !" kata Ayahnya
Anaknya tetap menjalankan mobil.

Langit makin gelap, angin bertiup kencang. Hujanpun turun. Beberapa pohon bertumbangan, bahkan ada yang diterbangkan angin. Suasana sangat menakutkan. Terlihat kendaraan-kendaraan besar juga mulai menepi dan berhenti.

"Ayah...!?"

"Teruslah mengemudi!" kata Ayah sambil terus melihat ke depan.

Anaknya tetap mengemudi dengan bersusah payah. Hujan lebat menghalangi pandangan hanya berjarak beberapa meter saja. Si Anak mulai takut, namun tetap mengemudi walaupun sangat perlahan.

Setelah melewati beberapa kilometer ke depan, dirasakan hujan mulai mereda dan angin mulai berkurang. Setelah beberapa kilometer lagi, sampailah mereka pada daerah yang kering dan matahari bersinar.

"SILAHKAN berhenti dan keluarlah", kata Ayah.

"KENAPA sekarang?", tanya sianak.

"Coba lihat kebelakang, agar kau bisa melihat seandainya kita tadi berhenti
di tengah badai".

Sang Anak berhenti dan keluar. Dia melihat jauh di belakang sana badai yang masih berlangsung.

Dia membayangkan orang-orang yang terjebak di sana. Dia baru mengerti bahwa jangan pernah berhenti ditengah badai karena akan terjebak dalam ketidakpastian.

Jika kita sedang menghadapi "BADAI" kehidupan, teruslah berjalan, jangan berhenti dan putus asa karena kita akan dalam keadaan yang terus menakutkan.

Selamat sore, tetap SEMANGAT, keep smile ๐Ÿ˜„
Lakukan saja yang dapat kita lakukan, dan yakinkan diri bahwa TUHAN selalu
ada bersama kita, yakinlah bahwa BADAI PASTI BERLALU