Seekor ular memasuki gudang tempat kerja tukang kayu di sore hari. Kebiasaan si tukang kayu, membiarkan sebagian peralatan kerjanya masih berserakan & tidak merapikannya. Nah, ketika ular itu berjalan kesana kemari di dalam gudang, tanpa sengaja ia merayap di atas gergaji. Tajamnya mata gergaji, menyebabkan perut ular terluka. Tapi ular beranggapan gergaji itu menyerangnya, ia pun membalas dengan mematuk gergaji itu berkali-kali. Serangan itu menyebabkan luka parah di bagian mulutnya. Marah & putus asa, ular berusaha mengerahkan kemampuan terakhirnya untuk mengalahkan musuhnya, ia pun membelit kuat gergaji itu. Maka tubuhnya terluka amat parah dan akhirnya ia pun mati.
Di saat marah, hati dipenuhi emosi dan kebencian. Sampai timbul pikiran ingin membalas, bahkan mencari pelampiasan, orang lain yg dilukai. Tapi sesungguhnya tanpa disadari, yang dilukai adalah diri kita sendiri. Karena kita membiarkan karakter kita berubah menjadi garang dan memiliki emosi yg tidak terkendali. Perkataan pun menjadi sembrono dan yg akhirnya membawa penyesalan di kemudian hari. Orang yang kuat adalah orang yang bisa menahan marahnya. Mari, kita sama-sama belajar untuk dpt menguasai diri dan mengendalikan marah, apapun situasi & perlakuan buruk yg kita terima. Jangan putus asa karena tidak dpt membalas, tetapi justru bersyukur karena kita dapat menguasai diri kita dari perbuatan jahat. Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, tetapi balaslah dengan kebaikan. Berbuat baiklah kpd org yg menganiaya kamu, berdoalah bagi mereka, bahkan berkatilah dan jangan mengutuk mereka sebab Tuhan adalah Penolong Penyelamat bagi umat2NYA yg selalu berseru kepadaNYA. Aminnnn. ♡̬̩̃̊ "Hɑρρy Sabbɑth All"♡̬̩̃̊
Gbu & u ƒaмϊly alwayso-=)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar