Badai

Šuatu hari Řoni & ayahnya mengendarai mobil menuju sebuah tempat, Ronilah yg mengemudikan mobil tersebut. Ditengah perjalanan, mereka melihat langit semakin gelap & angin bertiup kencang, kemudian turun hujan lebat disertai badai, Terlihat bbrp kendaraan mulai menepi, dgn wajah gelisah,
Roni bertanya : Ayah apakah kita juga menepi?
Ayah : Ʈeruslah mengemudi.
Roni terus mengemudi, angin
semakin kencang pohon2 mulai tumbang suasana semakin menakutkan, terlihat mobil2 mulai menepi.
Roni : Åyah bagaimana ini?
Ayah : Ʈeruslah mengemudi.
Hujan semakin deras, jarak pandang semakin sulit utk melihat, angin yg disertai badai mulai mengguncang mobil.
Roni berusaha mengemudikan mobilnya dgn pelan2, setelah beberapa KM cuaca mulai membaik, hujan sudah berhenti, & akhirnya mereka sampai di daerah yg kering.
Ayah : Škrg kalau mau berhenti atau keluar silahkan!!!
Roni : Ƙenapa sekarang?
Ayah : Ågar kau bisa melihat keadaan dirimu seandainya kamu berhenti di tengah badai.
Roni pun keluar dari mobil & melihat dibelakangnya badai terus berlangsung, & mobil2 yg berhenti dibelakang terbalik.
Sahabatku, Apapun masalahmu,
maju terus!!! Hadapi badai itu & Percayalah ƮUHAN menyertaimu.
Ʈanpa badai, Ånda tidak dapat memahami arti mengandalkan TUHAN.
Janganlah takut, sebab Åku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Åku ini Ållahmu; Åku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Åku akan memegang engkau dgn tangan kanan-Ku yg membawa kemenangan. (Yesaya 41:10).
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Tidak ada komentar:

Posting Komentar